Jumat, 16 Januari 2009

MODEL DATA


Model data dapt didefinisikan sebagai perangkat knseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantic (makna) data dan batasan data.

Ada 2 cara dalam mempresentasikan model data :

1. Model lojik data berdasarkan objek yang terdiri dari :

o Model keterhubungan entitas

o Model berorientasi objek

o Model data semantic

o Model data fungsional

2. Model lojik berdasarkan record

o Model relasional

o Model hirarkis

o Model jaringan

Namun dari sekian banyak model data diatas,model data yang paling popular digunakan dalam perancangan basis data adalah model keterhubungan entitas. Semesta data yang ada di dunia nyata diterjemahkan atau ditransformasikan dengan memanfaatkan sejumlah perangkat konseptual menjadi sebuah diagram data, yang umum disebut sebagai diagram entity relationship (diagram E-R)

BOYCE-CODD NORMAL FORM (BCNF)


Untuk mendapatkan table yang baik adalah dengan menerapkan BCNF. Sebuah table dikatakan berada dalam BCNF jika untuk semua KF engan notasi X Y, maka X harus merupakan super key pada table tersebut. Jika tidak demikian, maka table tersebut harus didekomposisi berdasarkan KF yang ada, sedemikian sehingga X menjadi super key dari table-tabel hasil dekmposisi.

nama_dosen

alamat_dosen

Ir.opank

Bode sari no 5005

Adit s.pg

Palimanan no 556 cirebon

Beli s.teh

Sisiampel ja no 212 ambon

KF dari table ini adalah : nama_dosen alamat_dosen. Table ini telah memenuhi BCNF, karena (nama_dosen) merupakan super key dari table tersebut.

KETERGANTUNGAN FUNGSIONAL


Diberikan sebuah table T berisi paling sedikit 2 buah atribut, yaitu A dan B. kita dapat menyatakan notasi berikut ini :

A B

Yang berarti A secara fungsional menentukan B atau B secara fungsional tergantung pada A.

mata_kuliah

NIM

nama_mahasiswa

indeks_nilai

Struktur data

2007104001

bedul

A

Struktur data

2007104002

sopo keh

B

Basis data

2007104001

Bedul

Basis data

2007104024

gogol

Basis data

2007104003

Mr bean

Bahasa Indonesia

2007104001

Bedul

B

matematika

2007104024

Gogol

C

Dengan melihat data diatas (dengan asumsi bahwa data tersebut memadai) dan dengan pertimbangan intuisi kita, maka KF yang dapat kita ajukan adalah :

a. Nim nama_mahasiswa

Yang berarti bahwa atribut nama_mahasiswa hanya tergantung pada atribut nim. Hal ini dibuktikan dari fakta : untuk setiap niali nim yang sama maka pasti nilai nama_mahasiswa nya juga sama.

b. Mata_kuliah indeks_nilai

Yang berarti bahwa atribut indeks_nilai tergantung paa atribut nama_kuliah dan nim secara bersama-sama. Memang kita tidak dapat menunjukkan fakta, bahwa untuk setiap nilai nama_kuliah dan nim yang sama, maka nilai indeks_nilai nya juga sama, karena (nama_kuliah, nim) merupakan key (sehingga bersifat unik) untuk table tersebut. Akan tetapi, KF tersebut sesuai dengan pengertian bahwa setiap indeks nilai di peruntukkan pada mahasiswa tertentu untuik mata kuliah tertentu yang diambilnya.

Rabu, 14 Januari 2009

MACAM-MACAM KEY DAN ATRIBUT


Pada dasar nya, key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan dari setiap baris data (row) dalam table secara unik.
Macam-macam key :
1. Super key
Merupakan satu atau lebih atribut (kumpulan atribut) yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah tabel secara unik.
2. Candidat key
Merupakan kumpulan atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah table secara unik.
3. Key primer
4. Foreign key
5. Composite key
Macam-macam atribut :
1. Atribut deskriptif. Merupakan atribut-atribut yang tidak menjadi atau merupakan anggota dari key primer.
2. Atribut sederhana. Atribut atomic yang tidak dapat dipilah lagi.
3. Atribut komposit. Merupakan atribut yang masih dapt diuraikan lagi menjadi sub-sub atrbut yang masing-masing memiliki makna.
4. Atribut bernilai tunggal. Ditujukan pada atribut-atribut yang memiliki paling banyak satu nilai untuk setiap baris data.
5. Atribut bernilai banyak. Ditujukan pada atribut-atribut yang dapat kita isi lebih dari satu nilai tetapi jenisnya sama.
6. Atribut harus bernilai. Sejumlah atribut pada sebuah table yang kita tetapkan harus berisi data, dan nilai nya tidak boleh kosong.
7. Atribut turunan. Atribut yang nilai-nilainya diperoleh dari pengolahan atau dapat diturunkan dari atribut atau table lain yang berhubungan.


NORMALISASI DATA


Perancangan basis data diperlukan, agar kita bias memiliki basis data yang kompak dan efisien dalam penggunaan ruang penyimpanan, cepat dalam pengaksesan, dan mudah dalam pemanipulasian (tambah, hapus, ubah, dll) data. Dalam merancang basis data, kita dapat melakukannya dengan :
1. Menerapkan normalisasi terhadap struktur table yang telah diketahui
2. Langsung membuat table entity-relationship
Normalisasi sendiri merupakan cara pendekatan lain dalam membangun desain lojik basis data relasional yang tidak secara langsung berkaitan dengan model data, tetapi dengan menerapkan sejumlah aturan dan criteria standar untuk menghasilkan struktur table yang normal.
Dalam pendekatan normalisasi, perancang atau desainer basis data bertitik tolak dari situasi yang nyata. Ia telah memiliki item-item data yang siap ditempatkan dalam baris dan kolom pada table-tabel relasional. Sementara pendekatan kedua, dengan langsung membuat moel data lebih tepat dilakukan jika yang telah diketahui baru prinsip-prinsip system secara keseluruhan.


RELASI ANTAR TABEL


Contoh table nilai
mata_kuliah NIM nama_mahasiswa indeks_nilai
Struktur data 2007104001 bedul A
Struktur data 2007104002 sopo keh B
Basis data 2007104001 Bedul 
Basis data 2007104024 gogol 
Basis data 2007104003 Mr bean 
Bahasa Indonesia 2007104001 Bedul B
matematika 2007104024 Gogol C

Yang dapat disimpulkan dari data nilai tersebut adalah :
1. Data nilai merepresentasikan adanya relasi antara data mahasiswa dengan data kuliah untuk menunjukkan mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa dan indeks nilai yang diperoleh mahasiswa yang diperoleh mahasiswa untuk mata kulaih yang diikutinya.
2. Seorang mahasiswa dapat mengambil beberapa mata kuliah atau tidak mengikuti mata kuliah apapun (misalnya : mahasiswa bernama bedul mengambil 3 mata kuliah dan mahasiswa bernama bagonk yang tidak terlihat menunjukkan ia tidak kuliah apapun.
3. Satu mata kuliah dapat diikuti oleh beberapa mahasiswa (misalnya : mata kuliah struktur data diikuti 2 mahasiswa, basis data diikuti 3 mahasiswa).
4. 3 mata kuliah sudah mempunyai data indeks nilai dan ada 1 mata kulaih (basis data) belum mempunyai data indeks nilai (datanya masih kosong).


BASIS DATA RELASIONAL


Pada model relasional, basis data akan disebar (dipilah-pilah) ke dalam berbagai table 2 dimensi. Setiap table selalu terdiri dari lajur mendatar yang disebut dengan baris data (row/record) dan lajur vertical yang biasa disebut engan kolom (column/field). Disetiap pertemuan baris data dan kolom itulah item-item data (satuan data terkecil) ditempatkan. Dalm kehidupan kita sehari-hari. Table merupakn bentuk natural (alamiah) dalam menyatakan fakta/data yang sering kita gunakan.
Contoh table
Table mahasiswa
NIM Nama Mahasiswa Alamat Tgl Lahir
2007104024 Gogol Setu jero 04 juni 1986
2007104003 Mr.bean Grewal 00 juli 1988
2007104001 Bedul Sindang laut 32 mei 1989
2007104009 bagonk plumbon 40 april 1990

Table dosen
nama_dosen alamat_dosen
Ir.opank Bode sari no 5005
Adit s.pg Palimanan no 556 cirebon
Beli s.teh Sisiampel ja no 212 ambon